Badai Seroja Berlalu, Saatnya PLN Nyalakan Kembali Harapan Masyarakat di NTT

LISTRIKUPDATE – Perusahaan Listrik Negara (Persero) terus melakukan pemulihan kelistrikan yang terdampak badai siklon tropis Seroja di Provinsi NTT .

Dikutip dari situs pln.co.id, hingga Rabu 07 April 2021 Pukul 08.00 WITA, PLN telah berhasil memulihkan 941 atau 24 persen gardu listrik yang sebelumnya terdampak badai. 132.904 atau 21 persen pelanggan dapat menikmati listrik PLN kembali.

“Dalam pemulihan kelistrikan keamanan dan keselamatan warga menjadi prioritas kami, untuk itu dalam penanganannya kami pastikan terlebih dahulu dengan mengedepankan aspek tersebut. PLN sedang bekerja tanpa henti memperbaiki jaringan listrik yang terputus dan inventaris kerusakan guna percepat penyaluran kelistrikan ke rumah warga,” tutur General Manager PLN Unit Induk Wilayah NTT, Agustinus Jatmiko melalui siaran Pers yang diterima Listrik Update, Rabu (07/4)

Sebelumnya, akibat badai siklon tropis “Seroja”, sebanyak 3.986 gardu yang tersebar di Kupang, Flores Bagian Barat, Flores Bagian Timur, dan Sumba padam.

Kondisi wilayah yang porak poranda akibat terjangan badai menyebabkan kerusakan cukup berat pada infrastruktur kelistrikan, hal ini menyebabkan proses penormalan membutuhkan waktu.

“Saat ini penormalan dijalur utama dari pembangkit listrik menjadi prioritas kami. Tercatat yang sudah menyala yakni di daerah BTN Kolhua, Oebufu sebagian, Oepoi, Sebagian Cak Doko, Telkom Kandaptrapton dan Telkom Public Service dan selebihnya akan bertahap menyala sesudah pembersihan pohon tumbang dan perbaikan,” ucap Jatmiko.

Dalam melakukan pemulihan, PLN selalu mengutamakan keselamatan pelanggan. PLN memastikan akan segera melakukan pemulihan aliran listrik ketika banjir telah surut atau kondisi jaringan telah dipastikan aman.

Sementara untuk daerah yang masih terdapat genangan banjir, demi keselamatan warga, PLN belum dapat menyalakan aliran listrik.

“Kami mohon doa dan dukungan kepada semua masyarakat NTT yang telah bersabar atas gangguan listrik akibat badai ini, mudah-mudahan semua dapat segera kita normalkan,” tutur Jatmiko.

PLN juga mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap bahaya kelistrikan ketika musim hujan dan terjadi banjir.

Apabila air mulai masuk ke rumah, warga secara mandiri dapat mematikan listrik dari Mini Circuit Breaker (MCB) pada kWh meter.

Selanjutnya warga bisa menghubungi PLN melalui aplikasi New PLN Mobile.

TERBARU

spot_img