Harapan di Balik Pameran PJB Connect 2021

LISTRIKUPDATE.COM- Dalam rangka Hari Listrik Nasional ke-76, anak usaha PT PLN (Persero), PT Pembangkitan Jawa-Bali (PJB) menggelar pameran dan konferensi ketenagalistrikan terbesar di Indonesia, PJB Connect 2021.

Direktur Energi Primer PLN Rudy Hendra Prastowo menyampaikan, di samping melahirkan sinergi baru, PLN berharap agar sinergi yang telah terbangun selama ini juga dapat menjadi lebih kuat, solid, dan apik.

PJB Connect 2021 yang dihelat selama 8 hari mulai 22 sampai 29 Oktober 2021 juga dapat menjadi wadah yang menampung seluruh dukungan dan partisipasi stakeholders kelistrikan dalam berkontribusi bagi kemajuan ketenagalistrikan Indonesia.

“Bukan tidak mungkin, program atau proyek-proyek besar yang nantinya menjadi kebanggaan bangsa dapat hadir dikarenakan komunikasi yang terjalin dari hadirnya PJB Connect,” tegas Rudy.

Rudy pun memberikan contoh sinergi antara PLN dengan PJB pada proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terapung Cirata yang sudah masuk tahap konstruksi pada tahun ini.

“PLTS dengan kapasitas terbesar di Asia ini akan mendorong pencapaian emisi CO2 terendah untuk Indonesia di Asia Tenggara,” imbuh Rudy.

Dia optimistis proyek-proyek dengan skala tersebut dapat muncul dari diskusi yang terjadi sepanjang penyelenggaraan PJB Connect 2021.

Direktur Utama PJB Gong Matua Hasibuan menimpali, PJB Connect merupakan salah satu event kelistrikan tahunan yang diselenggarakan oleh PJB sejak tahun 2016. Pada pagelaran sebelumnya, PJB Connect terbukti dapat menjadi sebuah sarana untuk menjalin sinergi baik antar pelaku bisnis, akademisi, dan juga stakeholder kelistrikan lainnya.

“Kami percaya bahwa kemenangan hanya dapat diraih melalui kolaborasi dan saling bersinergi. Maka besar harapan kami PJB Connect 2021 akan dapat menghubungkan kekuatan para exhibitor untuk menjadi satu kesatuan dalam meningkatkan keandalan listrik di Indonesia,” ujarnya.

Bukan itu saja, Gong menambahkan, berlandaskan semangat HUT PJB ke-26, momen ini juga menandai transformasi yang dilakukan oleh PJB dalam menghadapi tren bisnis yang semakin dinamis dengan mengusung program “Let’s Jump to the New Curve”.

“PJB Connect kali ini tidak hanya menunjukkan identitas PJB sebagai perusahaan pembangkitan, namun juga solusi dalam industri ketenagalistrikan yang kami tawarkan melalui layanan power solutions dan beyond power,” ujar Gong.

Pagelaran kali ini pun diharapkan dapat menjadi bukti bahwa PJB telah siap menjadi one-stop solutions untuk berbagai kebutuhan di bidang ketenagalistrikan.

“PJB Connect 2021 akan menjadi pintu kami dalam menyambut para potential business partners sekaligus menjadi media bagi perusahaan-perusahaan kelistrikan terbaik di Indonesia untuk memasarkan produknya ke khalayak yang lebih luas,” imbuhnya.

Pelaksanaan secara virtual pada kesempatan ini merupakan kali kedua setelah tahun lalu PJB Connect mengusung konsep yang sama dihadiri lebih dari 3.000 pengunjung.

Saat ini ada lebih dari 30 perusahaan yang tergabung pada 50 booth yang terdiri dari Pemerintah, PLN Group, Akademisi dan swasta yang akan menampilkan teknologi dan inovasi terbaru seputar pembangkitan tenaga listrik dan sarana pendukungnya.

Di samping pameran virtual, PJB Connect juga menghadirkan Webinar E-Conference sebagai wadah para peserta untuk saling bertukar pikiran dan informasi mengenai tren di industri ketenagalistrikan. Selama 8 hari pelaksanaan, total akan ada 22 konferensi yang mengangkat berbagai isu menarik terkait ketenagalistrikan.

Guna mengikuti atau mengetahui jadwal ajang PJB Connect, dapat mengakses atau mendaftar melalui website http://www.pjbconnect.com. Sampai dengan pukul 14.00 WIB 24 Oktober 2021, gelaran PJB Connect telah mencapai 5.050 pengunjung secara virtual.

Sakadar diketahui, mengusung tema “Go to Market”, pagelaran edisi keenam ini diharapkan dapat melahirkan sinergi antar perusahaan listrik, utilitas, investor ataupun akademisi.

Hadir dengan konsep virtual yang lebih futuristik dan menarik, PJB Connect 2021 ditargetkan dapat menjangkau pasar lokal dan global khususnya di kawasan Asia.

Pada acara pembukaan yang dilaksanakan pada Jumat (22/10/2021), hadir Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Rida Mulyana yang mewakili Menteri ESDM Republik Indonesia, Deputi Bidang Perencanaan Penanaman Modal BKPM, Nurul Ichwan yang mewakili Kepala BKPM Republik Indonesia dan Direktur Energi Primer PT PLN (Persero), Rudy Hendra Prastowo.

TERBARU

spot_img