Menjaga Asa “Warga Jingkrak” Jakarta

Listrik Update- Kawasan Kemang, Jakarta Selatan bak rumah bagi segelintir warga Jakarta yang hobby-nya jingkrak-jingkrak dengan paparan musik di malam hingga subuh hari. Jangankan warga Jakarta, warga luar Jakarta yg sedang berkunjung kerap menyempatkan waktu berbahagia di sana.

Lantunan musik yang seirama dengan kerlap kerlip lampu tongkrongan serta suguhan bartender membuat malam terasa di pendakian menghindari fajar pagi.

Kawasan bahagia seperti Kemang memang menjadi langka selama masa pandemi. Larangan keramaian membuat ‘warga jingkrak’ Jakarta masih menahan diri menikmati bahagia di sana.

Di tengah puasa panjang itu, penghujan Februari ini membawa petaka bagi kawasan di bilangan Jakarta Selatan itu. Kompleksitas urusan sanitasi ibukota membuat Kemang terendam banjir, Sabtu 20 Februari 2021 kemarin.

Jarang-jarang kawasan ini terendam di penghujan awal tahun. Ini membuat unggahan netizen membuat heboh ‘warga jingkrak’ bukan saja yang ada di Jakarta, tetapi juga di berbagai pelosok tanah air.

Tergenang lebih dari 1 meter, menimbulkan kerugian yang tidak sedikit. Nampak, kendaraan yang parkir di kawasan itu hampir tertutup genangan air.

Bergerak cepat, PT. Perusahaan Listrik Negara segera memastikan aliran listrik di kawasan tersebut dalam kondisi aman dan tidak membahayakan warga sekitar. Tahu saja, bak kenangan dan rasa kangen, pertemuan genangan air dan tegangan listrik bisa jadi musibah baru.

Sebanyak 2.371 personel diterjunkan untuk mengamankan warga saat terjadi banjir di beberapa wilayah Jakarta termasuk Kemang. Tak kenal lelah petugas PLN fokus pada keselamatan warga yang terdampak.

PLN tetap siaga di 72 posko dengan perlengkapan pendukung 103 Genset, 20 UPS, 99 Unit Gardu Bergerak, 12 Unit Kendaraan Deteksi dan 700 Unit Kendaraan Operasional, dan 37 perahu karet.

Hingga pukul 12.00 WIB,  terdapat 337 gardu distribusi listrik terdampak yang terpaksa dipadamkan untuk keselamatan warga. 65 gardu atau 20 % dari gardu terdampak sudah dipulihkan karena kondisi setempat sudah aman untuk dialiri listrik. Dari 102.045 pelanggan yang terdampak, sudah 20.088 pelanggan yang listriknya sudah kembali normal.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya, Doddy B. Pangaribuan, mengatakan bahwa PLN akan berupaya maksimal dalam mengamankan listrik saat banjir di Ibukota dan sekitarnya.

Hingga saat ini, daerah yang masih dipadamkan karena lokasi warga terkena banjir yaitu :

Jakarta Timur : Cipinang dsk, Cipinang Ranti dsk, Kampung Makasar dsk, Bambu Apus dsk

Bekasi : Bintara dsk, Jatiasih dsk, Kalimalang dsk, Pondok Gede Permai dsk, Jatibening dsk, Jatiwaringin dsk, Pondok Gede dsk.

Jakarta Selatan : Fatmawati dsk, Kemang dsk, Pejaten dsk,  Warung Buncit dsk, Kalibata dsk, Ciledug dsk, Petukangan dsk,  Pondok Kacang dsk, Kuningan dsk

Jakarta Pusat :  Karet Tengsin dan sekitarnya.

Petugas PLN tetap mengutamakan protokol kesehatan dalam melaksanakan tugasnya di lapangan. Petugas dilengkapi dengan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap dan menjalankan 3M.

“Listrik segera dinormalkan apabila semua sudah dalam keadaan kering dan siap. Saat ini mohon bersabar karena keselamatan jiwa kita semua yang utama,” pungkas Doddy.

So guys… Anda yang merasa adalah bagian dari warga jingkrak, tak usah gelisah. Kawasan bahagia di Jakarta itu sudah diamankan hingga siap untuk menghidangkan kegembiraan saat pandemi berlalu.

TERBARU

spot_img